Senin, 13 April 2015

FF/ Need You, Boys -Chap 2-/BTS

Anyeong!! chapter 2 datang!!
Maaf buat bahasanya yang ribet, masih pemula.. hehe!


CHAPTERED 2
Author : Qoriatuss
Title : Need You, Boys
Main Cast :
·         Kim YooRi (CO)
·         Jeon Jungkook (BTS)
·         Hwang EunJi (CO)
Other Cast :
·         BTS member
Genre : Frienship, School life, Romance, Comedy, Sad.

CHECK IT OUT

                Hujan yang saat ini mengguyur Seoul, mengharuskan seorang yeoja mungil berteduh ditengah hiruk pikuk keramaian jalanan Seoul malam hari. Yeoja ber-sweater biru itu ingin pulang setelah membeli beberapa bahan makanan di supermarket, tetapi niatnya harus terhenti ketika badannya mulai basah dan kedinginan.
Mata yeoja itu menangkap sosok yang tengah berlari menghindari hujan yang mulai membasahi tubuhnya. Sosok yang menurutnya sangat tidak asing. “Jungkook-ah!” panggil yeoja itu kepada sosok namja didepannya.

“Oh, YooRi-yaa.. kau juga terjebak disini?” menghampiri sosok yeoja yang menjadi sahabatnya itu. ”Eomma menyuruhku membeli beberapa bahan makanan, dan tiba-tiba hujan. Kau?”.”Aku hanya berjalan jalan sebentar tadi.” Balas namja tersebut menyunggingkan senyum manisnya. “Oh, Geuriguna!” ucapnya mengangguk faham.

Tidak ada perbincangan lagi diantara mereka. Hingga YooRi memanggil sahabatnya itu untuk memecah keheningan “Kookie..”.”Wae?” tanyanya balik. YooRi yang terdiam sebentar sedang berfikir matang-matang ‘Apa pertanyaannya ini benar?’.

“Kau pernah memberiku 3 permintaan. Apa kau masih ingat?” itulah yang akhirnya ia ucapkan. Jungkook mengingat-ingat perkataan yeoja yg lebih pendek di depannya ini.

YooRi masih terlihat tergugup akan pertanyaan yg baru ia lontarkan tersebut. Dan seperti mendapat pencerahan atas ingatannya, Jungkook menjawab dengan lugas tanpa keraguan apapun “Ne, aku ingat. Kau mau menggunakan permintaan keduamu sekarang?”
Yeoja dengan mata indah itu berusaha untuk tersenyum dan menyembunyikan kegugupannya dalam-dalam. “Aniya, aku hanya bertanya. Aku kira kau lupa!” ucapnya dengan seyum sumringah yang dibalas senyum manis namja didepannya.

Beberapa menit berlalu, dan hujan perlahan mulai reda. Untuk mempersingkat waktu Jungkook –pun memulai percakapan pamit “Hujan mulai reda, sebaiknya kau segera pulang YooRi-yaa..Aku harus pulang dulu, Bye!
”Hati-hati, Jungkook-ah..Sampai bertemu besok!” ucapnya. Jungkook mulai berlari menorobos rintik hujan yang masih sedikit menghuyur jalanan Seoul, tak lupa ia melambaikan tangannya kepada YooRi. YooRi pun membalas lambaian tangan Jungkook.
 YooRi masih enggan meninggalkan tempat ia berdiri. Ia merasa bahagia karena Jungkook masih mengingat janjinya.

**

                Hari ini mungkin menjadi hari yang singkat bagi YooRi dan teman-temannya di SOPA. Murid – murid dipulangkan lebih awal karena para guru sedang mengadakan rapat besar. Walaupun YooRi adalah murid kelas satu, tapi ia tidak suka jika harus pulang dan belajar setiap berada dirumah. Ia juga merasa bosan dengan semua pekerjaan rumah  yang menjadi makanan rutinnya setiap hari.

Saat ini YooRi sedang merebahkan dirinya dikasur empuknya. Ia merasa sangat bosan hari ini. Hanya memandangi langit-langit kamarnya yang tertutup plavon itu.
Ia berjalan menuju meja belajar dikamarnya dan mengambil ponsel yang tergeletak disana. Menghidupkannya dan menggeser menu-menu yang ada. Jempolnya tergerak untuk menyentuh tampilan menu galeri dan melihat isinya.

“Waah!! Kenapa semua isi galeriku foto EunJi, Jungkook dan Aku saja.?”tanya yeoja liner98 itu pada dirinya sendiri. Jarinya masih setia menggeser foto demi foto, hingga pergerakannya terhenti pada foto yg menampakkan sosok namja ber-kaus merah dengan snapback yang ia pakai terbalik tengah tersenyum kearah kamera.

YooRi tersenyum ketika melihat foto seseorang yang telah lama ia sukai itu. “Apa aku harus menggunakan permintaan keduaku, Jungkook-ah?”.

**

Pintu terbuka ketika seorang namja dengan tas tersampir dibahu kanannya mendobrak pelan pintu itu. Dengan langkah cepat ia masuk dan melemparkan dirinya dikasur. “Kenapa harus pulang awal sih!!” gerutu namja itu. ‘Haruskah aku keluar?’ fikirnya.
Iris matanya menangkap sebuah bingakai foto yang menghiasi dinding kamarnya. Ia memandangi bingkai foto didepannya, fotonya bersama dua yeoja sahabatnya.

Jungkook, namja itu menatatap sosok yeoja berambut hitam panjang terurai didalam foto itu. Ia menatap foto itu sendu. Tatapannya dipenuhi rasa bersalah “Aku tidak ingin menyakitimu!” ucapnya lirih.

Ia melangkagkan kakinya menuju laci yang berada disamping tempat tidurnya dan mengambil sebuah bingkai foto dari dalam laci itu. Nampak dirinya bersama yeoja berparas manis di foto tersebut. Jika diamati lebih jelas terlihat mereka sedang bergandengan tangan. “Apa yang kita lakukan sekarang akan menyakitinya?” ucap namja berponi tersebut.

Tiba-tiba ponsel didalam sakunya bergetar. Satu pesan masuk terlihat di layar depan ponsel Jungkook ‘Bisakah kau menemuiku ditaman malam ini, Chagiyaa..?’

**

Seorang yeoja dengan seragam yang masih melekat pada dirinya terlihat mengerjap-erjapkan matanya mencari kesadaran yang belum memenuhi dirinya. Yeoja ini tertidur ketika memain-mainkan ponselnya tadi. Hingga dengan tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, menampakkan sosok namja dengan julukan 4dimention itu.

Ya! Apa kau baru bangun?” lontaran kata dari Kim Taehyung –Oppa kandung  Kim YooRi– sontak membuat yeoja mungil ini tersadar penuh. “Ne, aku baru bangun. Tidak usah berteriak begitu!! ” jawabnya dengan suara serak.

“Dasar Pemalas!! Mana ada yeoja lain sepertimu yang hanya tidur-tiduran tanpa melakukan pekerjaan rumah. Bertobatlah YooRi-yaa.. Mau jadi apa kau nantinya? Tidak akan ada lelaki yang.... Yaa!!!” ocehan panjang lebar Taehyung terhenti ketika YooRi melemparkan boneka beruang kearah sang kakak.

Aissshh!! Apakah Oppa tidak bisa bicara singkat?” ucapnya kesal dengan ocehan-ocehan Taehyung. Memang Taehyung adalah orang yang sangat cerewet tapi dia termasuk namja yang bertalenta dan menjadi idaman para wanita diSOPA. “Aku sedang menasehatimu, Pabo!!” melemparkan kembali boneka beruang YooRi tadi. “Benar. Nasehatmu itu bisa membuat gendang telinga seseorang pecah. Dasar Cerewet!!” celetuk YooRi dengan enteng. “Mworagu?” Taehyung yang tidak terima langsung mengambil ancang-ancang untuk mengejar YooRi.

YooRi yang sadar akan gerak gerik Taehyung langsung berlari keluar kamar menghindari kejaran kakaknya itu. Tapi Taehyung lebih cepat darinya, namja itu berhasil menarik kerah belakang seragam YooRi. Berhasil membuat yeoja itu berhenti berlari.

OPPA!! Lepaskan!” pintanya dengan sedikit berteriak. “Dasar bocah! Kau bilang apa tadi? Cerewet? Bukankah kau juga cerewet?” sahut Taehyung tanpa melepaskan cengkramannya pada kerah belakang yeodongsaeng-nya itu.
‘PPLAAKK’
Sebuah pukulan mendarat pada kepala Taehyung. “Ah! Eomma! Appo!” gerutunya sambil memegangi bagian belakang kepalanya. YooRi yang telah terlepas dari cengkraman Oppa-nya memilih berlindung di belakang ibunya.

“Apakah kalian tidak bisa sehari saja tidak ribut!” Ibu dari dua orang yang berisik tadi mulai memarahi kelakuan kedua anaknya. “YooRi yang memulainya, Eomma” ucap Taehyung membela diri. “tapi kau yang lebih tua Taehyung-ah!!”.”Majja!!” sahut YooRi dari belakang bahu sang ibu. Sedangkan Taehyung menunjukkan wajah kesalnya pada YooRi.

“Sudah! Sudah! Makan siang sudah siap. Cepatlah kalian makan!” ucap sang ibu mencairkan suasana dan dibalas dengan anggukan oleh kedua anaknya.

**

Jam dinding di kamar bercat biru muda ini masih menunjukkan pukul empat sore. Tapi, yeoja sang pemilik kamar mulai merasa bosan berada dikamar sepanjang hari. Ia ingin bermain-main diluar, tapi dengan siapa?. ‘Apa Jungkook punya acara malam ini?’ fikiran itu terlintas begitu saja difikiran YooRi. Ia lantas mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat ke sahabatnya itu.

To: Jeon JK
Apa kau punya acara malam ini? Aku ingin mengajakmu keluar.

Setelah beberapa menit, ponselnya bergetar.

From: Jeon JK
 Mianhae.. aku harus keluar dengan Jimin hyung malam ini.

YooRi sedikit merasa kecewa, tapi harus bagaimana lagi. Ia pun mengetik beberapa kata untuk membalas pesan Jungkook.

To: Jeon JK
Oh, Arasseo.

From: Jeon JK
Mianhae, YooRi-yaa.. Bagaimana kalau besok?

To: Jeon JK
Gwenchana..tidak usah kookie.. Bersenag-senanglah!!

-Jungkook Pov-

Aku menatap pesan YooRi di ponselku. Aku merasa sedih melihat isi pesan itu, perasaanku dipenuhi dengan rasa bersalah kepada yeoja yang telah memberi warna dalam hidupku ini.

‘Mianhae YooRi-yaa, Mianhae’ ucapku dalam hati.

-Jungkook Pov End-

-Author Pov-

YooRi memeluk boneka beruangnya dan menyandarkan tubuhnya pada sandaran tempat tidur. Yeoja ini masih berfikir apa yang akan ia lakukan sekarang. Bagai mendapatkan pelangi di ujung hari mendung, ide tiba-tiba muncul diotaknya. “Ahaa!!” ucapnya sambil menjetikkan jari “Kenapa aku tidak kerumah EunJi saja yaa!! Ahh, YooRi Pabo!!”

Ia langsung mengganti bajunya dengan kaos biru lengan pendek yang dipadukan dengan cardigan merahmudanya, serta rok birugelap selutut. Mengambil tasnya dan keluar menuruni tangga. Kemudian ia hendak memakai sepatunya, kegiatannya terhenti ketika ia mendengar suara berat dari belakangnya.

Eodiyaa? Apa kau akan berkencan dengan Jungkook?” tanya Taehyung asal. YooRi mendengus mendengar pertanyaan asal kakaknya, Taehyung tahu jika adiknya tidak berpacaran dengan namja bermarga Jeon tersebut tapi Taehyung memang suka menggoda adiknya. *DasarAlien*

“Kalau aku akan berkencan dengan Jungkook, aku pasti sudah berdandan lebih cantik dari ini.” YooRi menimpali ucapan kakaknya dengan kalimat tersebut. “Ohoo!! Lalu aku kira Jungkook akan langsung menembakmu!”.”Dengan senapan ayahnya!” lanjut namja berambut hitam tersebut.

YooRi berdiri setelah ia selesai memakai sepatunya, “Eomma, aku keluar sebentar!” teriaknya berpamitan kepada ibunya. “Ayah Jungkook itu Pembisnis bukannya Polisi, Paboo!!” ucap YooRi sambil memeletkan lidahnya mengejek Taehyung, dan dengan cepat ia berlari keluar rumah.
“DASAR BOCAH!!” teriak Taehyung dari dalam rumah.

**

“Oh, YooRi-yaa..” sapa seorang wanita paruh baya kepada seorang gadis ketika membuka pintu. “Anyeonghaseyo, Nyonya Hwang!” balas YooRi membungkukkan badan memberi hormat. “Masuklah!” tawar wanita paruh baya tersebut. “Sepertinya EunJi berada dikamar, Masuklah ke kamarnya”.”Aku harus ke dapur dulu.” Lanjutnya dengan nada ramah. “Ne, Nyonya Hwang, Khamsahabnida!” balas YooRi kepada Ibu sahabatnya itu.

YooRi menaiki satu persatu anak tangga dengan langkah cepat, ia ingin segera menuju kamar EunJi dan memeluk sahabatnya itu. Setelah sampai di depan pintu kamar EunJi, YooRi mengetuk pintu dan meneriakkan nama EunJi berkali kali, tapi tetap tidak ada sahutan. Akhirnya ia memutuskan langsung masuk kekamar sahabatnya itu. Toh.. dia juga sudah sering berkunjung kesini..

“EunJi-yaa..” ucap YooRi mencari sosok sahabat seperjuangannya. Tapi suasana terasa hening didalam kamar. YooRi sadar akan bunyi shower yang menyala, menandakan sang pemilik kamar sedang mandi.
Yeoja berpostur tubuh mungil itu mencoba meraih kursi didepannya dan mendudukinya. Ia mulai mengedarkan pandangannya kepenjuru ruang kamar EunJi. Ia melihat ponsel disampingnya menyala karena minta diisi, YooRi tahu kode yang EunJi gunakan untuk ponselnya. Ia mebuka kode keamanan tersebut dan sekarang layar ponsel itu menampilkan percakapan pesan singkat antara sang pemilik dengan seseoarang.

Chagiya??” ucapnya lirih membaca salah satu pesan singkat tersebut. Mata gadis berbulu mata lentik ini mendelik seakan tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang. Iris matanya mulai teralih keatas melihat siapa penerima pesan singkat tersebut. Matanya seketika melebar dan mulutnya sedikit membuka, ia terkejut mengetahui nama yang terpampang diatas.

‘JEON JUNGKOOK’


To Be Continued

6 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Daripada nyakitin yoori atopun eunji,mending ama aku aja deh:*:*:* \ngomong ke jjk/ :p:p

    BalasHapus
  3. Jungkook buat author? ㅠ_ㅠ

    BalasHapus