Anyeong!! chapter 2 datang!!
Maaf buat bahasanya yang ribet, masih pemula.. hehe!
CHAPTERED 2
Author : Qoriatuss
Title : Need You, Boys
Main Cast :
·
Kim YooRi (CO)
·
Jeon Jungkook (BTS)
·
Hwang EunJi (CO)
Other Cast :
·
BTS member
Genre : Frienship, School life, Romance, Comedy, Sad.
CHECK IT OUT
Hujan
yang saat ini mengguyur Seoul, mengharuskan seorang yeoja mungil berteduh ditengah hiruk pikuk keramaian jalanan Seoul
malam hari. Yeoja ber-sweater biru itu ingin pulang setelah
membeli beberapa bahan makanan di supermarket, tetapi niatnya harus terhenti
ketika badannya mulai basah dan kedinginan.
Mata yeoja itu
menangkap sosok yang tengah berlari menghindari hujan yang mulai membasahi
tubuhnya. Sosok yang menurutnya sangat tidak asing. “Jungkook-ah!” panggil yeoja itu kepada sosok namja
didepannya.
“Oh, YooRi-yaa..
kau juga terjebak disini?” menghampiri sosok yeoja yang menjadi sahabatnya itu. ”Eomma menyuruhku membeli beberapa bahan makanan, dan tiba-tiba
hujan. Kau?”.”Aku hanya berjalan jalan sebentar tadi.” Balas namja tersebut
menyunggingkan senyum manisnya. “Oh, Geuriguna!”
ucapnya mengangguk faham.
Tidak ada perbincangan lagi diantara mereka. Hingga YooRi
memanggil sahabatnya itu untuk memecah keheningan “Kookie..”.”Wae?” tanyanya
balik. YooRi yang terdiam sebentar sedang berfikir matang-matang ‘Apa pertanyaannya ini benar?’.
“Kau pernah memberiku 3 permintaan. Apa kau masih ingat?”
itulah yang akhirnya ia ucapkan. Jungkook mengingat-ingat perkataan yeoja yg
lebih pendek di depannya ini.
YooRi masih terlihat tergugup akan pertanyaan yg baru ia
lontarkan tersebut. Dan seperti mendapat pencerahan atas ingatannya, Jungkook
menjawab dengan lugas tanpa keraguan apapun “Ne, aku ingat. Kau mau menggunakan permintaan keduamu sekarang?”
Yeoja dengan
mata indah itu berusaha untuk tersenyum dan menyembunyikan kegugupannya
dalam-dalam. “Aniya, aku hanya
bertanya. Aku kira kau lupa!” ucapnya dengan seyum sumringah yang dibalas
senyum manis namja didepannya.
Beberapa menit berlalu, dan hujan perlahan mulai reda.
Untuk mempersingkat waktu Jungkook –pun memulai percakapan pamit “Hujan mulai
reda, sebaiknya kau segera pulang YooRi-yaa..Aku
harus pulang dulu, Bye!”
”Hati-hati, Jungkook-ah..Sampai
bertemu besok!” ucapnya. Jungkook mulai berlari menorobos rintik hujan yang
masih sedikit menghuyur jalanan Seoul, tak lupa ia melambaikan tangannya kepada
YooRi. YooRi pun membalas lambaian tangan Jungkook.
YooRi masih enggan
meninggalkan tempat ia berdiri. Ia merasa bahagia karena Jungkook masih
mengingat janjinya.
**
Hari
ini mungkin menjadi hari yang singkat bagi YooRi dan teman-temannya di SOPA.
Murid – murid dipulangkan lebih awal karena para guru sedang mengadakan rapat
besar. Walaupun YooRi adalah murid kelas satu, tapi ia tidak suka jika harus
pulang dan belajar setiap berada dirumah. Ia juga merasa bosan dengan semua
pekerjaan rumah yang menjadi makanan
rutinnya setiap hari.
Saat ini YooRi sedang merebahkan dirinya dikasur
empuknya. Ia merasa sangat bosan hari ini. Hanya memandangi langit-langit
kamarnya yang tertutup plavon itu.
Ia berjalan menuju meja belajar dikamarnya dan mengambil
ponsel yang tergeletak disana. Menghidupkannya dan menggeser menu-menu yang
ada. Jempolnya tergerak untuk menyentuh tampilan menu galeri dan melihat
isinya.
“Waah!! Kenapa semua isi galeriku foto EunJi, Jungkook
dan Aku saja.?”tanya yeoja liner98
itu pada dirinya sendiri. Jarinya masih setia menggeser foto demi foto, hingga
pergerakannya terhenti pada foto yg menampakkan sosok namja ber-kaus merah
dengan snapback yang ia pakai
terbalik tengah tersenyum kearah kamera.
YooRi tersenyum ketika melihat foto seseorang yang telah
lama ia sukai itu. “Apa aku harus menggunakan permintaan keduaku, Jungkook-ah?”.
**
Pintu terbuka ketika seorang namja dengan tas tersampir dibahu kanannya mendobrak pelan pintu
itu. Dengan langkah cepat ia masuk dan melemparkan dirinya dikasur. “Kenapa
harus pulang awal sih!!” gerutu namja
itu. ‘Haruskah aku keluar?’ fikirnya.
Iris matanya menangkap sebuah bingakai foto yang
menghiasi dinding kamarnya. Ia memandangi bingkai foto didepannya, fotonya bersama
dua yeoja sahabatnya.
Jungkook, namja
itu menatatap sosok yeoja berambut hitam panjang terurai didalam foto itu. Ia
menatap foto itu sendu. Tatapannya dipenuhi rasa bersalah “Aku tidak ingin
menyakitimu!” ucapnya lirih.
Ia melangkagkan kakinya menuju laci yang berada disamping
tempat tidurnya dan mengambil sebuah bingkai foto dari dalam laci itu. Nampak
dirinya bersama yeoja berparas manis di foto tersebut. Jika diamati lebih jelas
terlihat mereka sedang bergandengan tangan. “Apa yang kita lakukan sekarang
akan menyakitinya?” ucap namja
berponi tersebut.
Tiba-tiba ponsel didalam sakunya bergetar. Satu pesan
masuk terlihat di layar depan ponsel Jungkook ‘Bisakah kau menemuiku ditaman
malam ini, Chagiyaa..?’
**
Seorang yeoja
dengan seragam yang masih melekat pada dirinya terlihat mengerjap-erjapkan
matanya mencari kesadaran yang belum memenuhi dirinya. Yeoja ini tertidur ketika memain-mainkan ponselnya tadi. Hingga
dengan tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, menampakkan sosok namja dengan julukan
4dimention itu.
“Ya! Apa kau
baru bangun?” lontaran kata dari Kim Taehyung –Oppa kandung Kim YooRi–
sontak membuat yeoja mungil ini
tersadar penuh. “Ne, aku baru bangun.
Tidak usah berteriak begitu!! ”
jawabnya dengan suara serak.
“Dasar Pemalas!! Mana ada yeoja lain sepertimu yang hanya
tidur-tiduran tanpa melakukan pekerjaan rumah. Bertobatlah YooRi-yaa.. Mau jadi apa kau nantinya? Tidak
akan ada lelaki yang.... Yaa!!!”
ocehan panjang lebar Taehyung terhenti ketika YooRi melemparkan boneka beruang
kearah sang kakak.
“Aissshh!!
Apakah Oppa tidak bisa bicara
singkat?” ucapnya kesal dengan ocehan-ocehan Taehyung. Memang Taehyung adalah
orang yang sangat cerewet tapi dia termasuk namja
yang bertalenta dan menjadi idaman para wanita diSOPA. “Aku sedang menasehatimu,
Pabo!!” melemparkan kembali boneka
beruang YooRi tadi. “Benar. Nasehatmu itu bisa membuat gendang telinga
seseorang pecah. Dasar Cerewet!!” celetuk YooRi dengan enteng. “Mworagu?” Taehyung yang tidak terima langsung
mengambil ancang-ancang untuk mengejar YooRi.
YooRi yang sadar akan gerak gerik Taehyung langsung
berlari keluar kamar menghindari kejaran kakaknya itu. Tapi Taehyung lebih
cepat darinya, namja itu berhasil menarik kerah belakang seragam YooRi.
Berhasil membuat yeoja itu berhenti berlari.
“OPPA!!
Lepaskan!” pintanya dengan sedikit berteriak. “Dasar bocah! Kau bilang apa
tadi? Cerewet? Bukankah kau juga cerewet?” sahut Taehyung tanpa melepaskan cengkramannya
pada kerah belakang yeodongsaeng-nya
itu.
‘PPLAAKK’
Sebuah pukulan mendarat pada kepala Taehyung. “Ah! Eomma! Appo!” gerutunya sambil memegangi
bagian belakang kepalanya. YooRi yang telah terlepas dari cengkraman Oppa-nya memilih berlindung di belakang
ibunya.
“Apakah kalian tidak bisa sehari saja tidak ribut!” Ibu
dari dua orang yang berisik tadi mulai memarahi kelakuan kedua anaknya. “YooRi
yang memulainya, Eomma” ucap Taehyung
membela diri. “tapi kau yang lebih tua Taehyung-ah!!”.”Majja!!” sahut
YooRi dari belakang bahu sang ibu. Sedangkan Taehyung menunjukkan wajah
kesalnya pada YooRi.
“Sudah! Sudah! Makan siang sudah siap. Cepatlah kalian
makan!” ucap sang ibu mencairkan suasana dan dibalas dengan anggukan oleh kedua
anaknya.
**
Jam dinding di kamar bercat biru muda ini masih
menunjukkan pukul empat sore. Tapi, yeoja sang pemilik kamar mulai merasa bosan
berada dikamar sepanjang hari. Ia ingin bermain-main diluar, tapi dengan
siapa?. ‘Apa Jungkook punya acara malam
ini?’ fikiran itu terlintas begitu saja difikiran YooRi. Ia lantas
mengambil ponselnya dan mengirim pesan singkat ke sahabatnya itu.
To: Jeon JK
Apa kau punya acara malam ini? Aku ingin mengajakmu
keluar.
Setelah beberapa menit, ponselnya bergetar.
From: Jeon JK
Mianhae.. aku harus keluar dengan Jimin hyung malam ini.
YooRi sedikit merasa kecewa, tapi harus bagaimana lagi.
Ia pun mengetik beberapa kata untuk membalas pesan Jungkook.
To: Jeon JK
Oh, Arasseo.
From: Jeon JK
Mianhae, YooRi-yaa.. Bagaimana kalau besok?
To: Jeon JK
Gwenchana..tidak
usah kookie.. Bersenag-senanglah!!
-Jungkook Pov-
Aku menatap pesan YooRi di ponselku. Aku merasa sedih
melihat isi pesan itu, perasaanku dipenuhi dengan rasa bersalah kepada yeoja yang telah memberi warna dalam
hidupku ini.
‘Mianhae YooRi-yaa,
Mianhae’ ucapku dalam hati.
-Jungkook Pov End-
-Author Pov-
YooRi memeluk boneka beruangnya dan menyandarkan tubuhnya
pada sandaran tempat tidur. Yeoja ini
masih berfikir apa yang akan ia lakukan sekarang. Bagai mendapatkan pelangi di
ujung hari mendung, ide tiba-tiba muncul diotaknya. “Ahaa!!” ucapnya sambil
menjetikkan jari “Kenapa aku tidak kerumah EunJi saja yaa!! Ahh, YooRi Pabo!!”
Ia langsung mengganti bajunya dengan kaos biru lengan pendek yang dipadukan dengan cardigan merahmudanya, serta rok
birugelap selutut. Mengambil tasnya dan keluar menuruni tangga. Kemudian ia
hendak memakai sepatunya, kegiatannya terhenti ketika ia mendengar suara berat
dari belakangnya.
“Eodiyaa? Apa
kau akan berkencan dengan Jungkook?” tanya Taehyung asal. YooRi mendengus
mendengar pertanyaan asal kakaknya, Taehyung tahu jika adiknya tidak berpacaran
dengan namja bermarga Jeon tersebut tapi Taehyung memang suka menggoda adiknya.
*DasarAlien*
“Kalau aku akan berkencan dengan Jungkook, aku pasti
sudah berdandan lebih cantik dari ini.” YooRi menimpali ucapan kakaknya dengan
kalimat tersebut. “Ohoo!! Lalu aku kira Jungkook akan langsung
menembakmu!”.”Dengan senapan ayahnya!” lanjut namja berambut hitam tersebut.
YooRi berdiri setelah ia selesai memakai sepatunya, “Eomma, aku keluar sebentar!” teriaknya
berpamitan kepada ibunya. “Ayah Jungkook itu Pembisnis bukannya Polisi, Paboo!!” ucap YooRi sambil memeletkan
lidahnya mengejek Taehyung, dan dengan cepat ia berlari keluar rumah.
“DASAR BOCAH!!” teriak Taehyung dari dalam rumah.
**
“Oh, YooRi-yaa..”
sapa seorang wanita paruh baya kepada seorang gadis ketika membuka pintu. “Anyeonghaseyo, Nyonya Hwang!” balas
YooRi membungkukkan badan memberi hormat. “Masuklah!” tawar wanita paruh baya
tersebut. “Sepertinya EunJi berada dikamar, Masuklah ke kamarnya”.”Aku harus ke
dapur dulu.” Lanjutnya dengan nada ramah. “Ne, Nyonya Hwang, Khamsahabnida!”
balas YooRi kepada Ibu sahabatnya itu.
YooRi menaiki satu persatu anak tangga dengan langkah
cepat, ia ingin segera menuju kamar EunJi dan memeluk sahabatnya itu. Setelah
sampai di depan pintu kamar EunJi, YooRi mengetuk pintu dan meneriakkan nama
EunJi berkali kali, tapi tetap tidak ada sahutan. Akhirnya ia memutuskan langsung
masuk kekamar sahabatnya itu. Toh.. dia juga sudah sering berkunjung kesini..
“EunJi-yaa..”
ucap YooRi mencari sosok sahabat seperjuangannya. Tapi suasana terasa hening
didalam kamar. YooRi sadar akan bunyi shower
yang menyala, menandakan sang pemilik kamar sedang mandi.
Yeoja berpostur
tubuh mungil itu mencoba meraih kursi didepannya dan mendudukinya. Ia mulai
mengedarkan pandangannya kepenjuru ruang kamar EunJi. Ia melihat ponsel
disampingnya menyala karena minta diisi, YooRi tahu kode yang EunJi gunakan
untuk ponselnya. Ia mebuka kode keamanan tersebut dan sekarang layar ponsel itu
menampilkan percakapan pesan singkat antara sang pemilik dengan seseoarang.
“Chagiya??”
ucapnya lirih membaca salah satu pesan singkat tersebut. Mata gadis berbulu
mata lentik ini mendelik seakan tidak percaya dengan apa yang ia lihat
sekarang. Iris matanya mulai teralih keatas melihat siapa penerima pesan
singkat tersebut. Matanya seketika melebar dan mulutnya sedikit membuka, ia
terkejut mengetahui nama yang terpampang diatas.
‘JEON JUNGKOOK’
To Be Continued

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusDaripada nyakitin yoori atopun eunji,mending ama aku aja deh:*:*:* \ngomong ke jjk/ :p:p
BalasHapusJungkook buat author aja :v
Hapushm, i like it :)
BalasHapushaha, makasih. ff mu lebih bagus
HapusJungkook buat author? ㅠ_ㅠ
BalasHapus